Selasa, 10 September 2013

Mutiara

Ini adalah sebuah kisah
membiarkan nafasku bergelora
menelusuri lurus jalan ini
dan penuh dengan tawa

dalam keriaan dan tawa
menyentuh sesaat tuk memiliki
memandang semakin lama
menyentuh indah selama

Coba berikan tangan ini,
biarkan menggapai mendekap
wajah pelepas penat
hingga makin erat

kau setia menuliskan
lintihan puisi relung hatimu
payungi keinginan jiwa
arungi indah jagat raya

Pandanglah ke atas
dengan wajah penuh harap
tiada kata kan ku ucap
mendekap makin erat

0 komentar:

Posting Komentar