Biarkan cinta kita bersemi
meneduhi kisah pelangi
karena ia bukan sekedar mimpi
karena ia pelipur lara hati
Biarkan cinta kita menyala
memeluk dengan hangat
dan ia tak pernah lelap
menjaga tidurmu saat gelap
Ketika daun-daun menghijau
siang malam berganti
ketika itu dia selalu menemani
membelai dengan penuh kasih ...
Selasa, 10 September 2013
Cinta
Ketika kau datang
Ada senyum lembut mengiringi
Membasuh dengan hangat
Mendekap dengan erat
Aku rasa hati ini benar
Menerima kehadiranmu
Mulai saat ini kupanggil kau sayang
Menjalani hari bersama
Menikmati cinta
Yang menyejukkan kita
Selamanya ...
Ada senyum lembut mengiringi
Membasuh dengan hangat
Mendekap dengan erat
Aku rasa hati ini benar
Menerima kehadiranmu
Mulai saat ini kupanggil kau sayang
Menjalani hari bersama
Menikmati cinta
Yang menyejukkan kita
Selamanya ...
Mencintaimu
Tawa kecil mengiringi langkahku
Aku bahagia kau dekati
Dan menyentuh hatimu
Bagiku kau benar sempurna
Tiada pujian yang mampu lukiskan
Betapa aku memujamu
Berharap sepenuh hati
Kita berjalan menelusuri pantai cinta
Sambil tanganmu merangkul
Cinta suci kita tlah terjalin
Betapa aku bahagia
Terasa kau begitu hangat
Begitu mesra
Kau masih lekat dengan manis itu
Sebuah senyuman yang selalu menyejukkanku
Memeluk mesra sekujur ragaku
Sayang
Aku selalu mencintaimu
Sepenuh hati
Tanpa pernah letih dan luruh
Perasaan ini hanya untukmu
Dalam damai hati ini aku lukiskan
Tanda ketulusan hati dan cintaku ...
Aku bahagia kau dekati
Dan menyentuh hatimu
Bagiku kau benar sempurna
Tiada pujian yang mampu lukiskan
Betapa aku memujamu
Berharap sepenuh hati
Kita berjalan menelusuri pantai cinta
Sambil tanganmu merangkul
Cinta suci kita tlah terjalin
Betapa aku bahagia
Terasa kau begitu hangat
Begitu mesra
Kau masih lekat dengan manis itu
Sebuah senyuman yang selalu menyejukkanku
Memeluk mesra sekujur ragaku
Sayang
Aku selalu mencintaimu
Sepenuh hati
Tanpa pernah letih dan luruh
Perasaan ini hanya untukmu
Dalam damai hati ini aku lukiskan
Tanda ketulusan hati dan cintaku ...
Mutiara
Ini adalah sebuah kisah
membiarkan nafasku bergelora
menelusuri lurus jalan ini
dan penuh dengan tawa
dalam keriaan dan tawa
menyentuh sesaat tuk memiliki
memandang semakin lama
menyentuh indah selama
Coba berikan tangan ini,
biarkan menggapai mendekap
wajah pelepas penat
hingga makin erat
kau setia menuliskan
lintihan puisi relung hatimu
payungi keinginan jiwa
arungi indah jagat raya
Pandanglah ke atas
dengan wajah penuh harap
tiada kata kan ku ucap
mendekap makin erat
membiarkan nafasku bergelora
menelusuri lurus jalan ini
dan penuh dengan tawa
dalam keriaan dan tawa
menyentuh sesaat tuk memiliki
memandang semakin lama
menyentuh indah selama
Coba berikan tangan ini,
biarkan menggapai mendekap
wajah pelepas penat
hingga makin erat
kau setia menuliskan
lintihan puisi relung hatimu
payungi keinginan jiwa
arungi indah jagat raya
Pandanglah ke atas
dengan wajah penuh harap
tiada kata kan ku ucap
mendekap makin erat
Selasa, 03 September 2013
Harapan Pagi
Kau lantunkan lagi
lagu rindu yang dulu kau nyanyikan
kau tiupkan lagi
harum nafas yang dulu kau tebar
kau tanyakan lagi
resah jiwa dalam hatiku
kau nyalakan lagi
lampu hati yang menghangatkanku kala sepi
kau sandarkan lagi
rambutmu yang dulu kubelai
kau katakan lagi
kata manis yang dulu mengalunkan aku
kau bisikkan sesuatu
perasaan terdalam yang lama kau pendam
tak bisa kau terlalu jauh
dalam hening tanpa kehadiranku
dan kita rajut
tali kasih terakhir dalam cinta
kehidupan masa ini ...
lagu rindu yang dulu kau nyanyikan
kau tiupkan lagi
harum nafas yang dulu kau tebar
kau tanyakan lagi
resah jiwa dalam hatiku
kau nyalakan lagi
lampu hati yang menghangatkanku kala sepi
kau sandarkan lagi
rambutmu yang dulu kubelai
kau katakan lagi
kata manis yang dulu mengalunkan aku
kau bisikkan sesuatu
perasaan terdalam yang lama kau pendam
tak bisa kau terlalu jauh
dalam hening tanpa kehadiranku
dan kita rajut
tali kasih terakhir dalam cinta
kehidupan masa ini ...